Festival Arimbi Bercerita 2, Merawat Tradisi Melestarikan Budaya di Pulosari

299
Peserta mengenakan kostum kerajaan dibelakangnya terdapat miniatur Candi Arimbi. (Syaiful/memoexpos.co)

memoexpos.co – Desa Pulosari, Kecamatan Bareng, Kabupaten Jombang menggelar refleksi uri-uri budaya desa dengan tema Festival Arimbi Bercerita 2.

Festival Tahun 2023 ini merupakan kegiatan merawat tradisi dan kebudayaan di Desa Pulosari yang kedua kalinya, setelah sebelumnya Festival Arimbi Bercerita 1 telah sukses digelar pada Tahun 2022 lalu.

Festival ini digelar selama lima hari, mulai dari tanggal 27 September sampai 1 Oktober 2023. Ditutup dengan kirab budaya yang diikuti oleh ribuan peserta.

Pantauan memoexpos.co dilokasi, kirab budaya berlangsung meriah. Masyarakat berbondong-bondong memadati Jalan Raya Desa Pulosari dengan berbagai kostum adat penuh kultur.

Peserta menggotong replika candi. (Syaiful/memoexpos.co)

Ada yang membuat replika candi arimbi kemudian digotong, ada yang memerankan kerajaan Majapahit, memerankan Buto, ogoh-ogoh hingga tarian dan kesenian daerah yang ada di Indonesia.

Ogoh-ogoh buto raksasa digotong peserta kirab budaya. (Syaiful/memoexpos.co)

Antusias masyarakat Desa Pulosari mengikuti kegiatan tersebut begitu tinggi, ada yang mempersiapkan sejak satu bulan silam dan menunggu berjam-jam untuk rias dan memakai kostum sesuai tema yang diambil.

“Kostumnya sewa sendiri ada yang Rp 700 ribu hingga Rp 800 ribu, persiapannya sejak satu bulan, riasnya sejak pagi jam 08.00 WIB, pemberangkatan start tadi sekitar pukul 13.30 WIB,” terang Salsa (21) peserta kirab Budaya asal Dusun Pulosari RT 2 RW 3, saat diwawancarai sembari mengikuti kirab budaya, Minggu (1/10/2022).

Salsa menyebut, kegiatan ini dibuat untuk memperkenalkan Candi Arimbi kepada masyarakat. “Untuk memperkenalkan Candi Arimbi kepada masyarakat luas,” ujarnya.

Peserta lain, Fitri Ardila (25) warga Desa Pulosari RT 5 RW 4 mengaku bangga bisa ikut memeriahkan kegiatan kirab budaya Festival Arimbi Bercerita 2 ini. Tujuannya untuk memeriahkan dan partisipasi walau belum bisa mendapat juara ia tetap berusaha memeriahkan dengan cara terbaik.

Peserta dengan tema budaya bali. (Syaiful/memoexpos.co)

“Untuk memeriahkan, alhamdulillah bisa ikut, semoga kedepan kelompok saya bisa lebih baik lagi dan bisa juara,” ucap Fitri.

Pengunjung dari berbagai kalangan nampak memadati sepanjang jalan Desa Pulosari untuk menyaksikan kegiatan kirab budaya ini.

Peserta dengan tema kerajaan dan candi. (Syaiful/memoexpos.co)

Ada yang dari Kecamatan Wonosalam, Kecamatan Mojoagung, Kecamatan Peterongan bahkan dari Kabupaten Mojokerto. Yono (53) salah satu pengunjung asal Wonosalam mengaku bahwa Festival Arimbi Bercerita ini merupakan kegiatan yang unik.

Peaerta kirab budaya saat menyalakan dupa. (Syaiful/memoexpos.co)

Bagi dia, melalui kirab budaya dan rangkaian kegiatan yang dilakukan, akan menjadi daya tarik bagi masyarakat untuk faham tentang Candi Arimbi.

Menurut Yono kegiatan ini dikemas moderen, namun didalamnya tersirat makna uri-uri budaya tradisional yang kaya akan kultur yang ada di Indonesia.

“Ini bagus, dengan cara pengemasan moderen akan menjadi daya tarik agar masyarakat mengenal Candi Arimbi,” pungkasnya.

Perlu diketahui, pada kegiatan Festival Arimbi Bercerita 2 ini, didalamnya ada 15 rangkaian acara. Antara lain, pada tanggal 27 September 2023 diisi palatihan konten keeator, pada tanggal 28 September 2023 diisi pagelaran kesenian lokal, lomba tumpeng, lomba ujub, lomba loropangkon, bazar UMKM, pameran pusaka desa dan cagarbudaya, seni lukis dan lokakarya pengembangan desa budaya, tanggal 29 September 2023 diisi pagelaran tari kolosal, seminar bedah buku berjudul Arimbi Bercerita, tanggal 30 September 2023 FGD pengembangan budaya, Pulosari bersalawat, tanggal 1 Oktober 2023 Pulosari berdangdut dan kirab budaya.