Dinilai Sukses Turunkan Angka Pengangguran, Pemkab Jombang Raih Penghargaan dan Insentif Rp 1 Miliar

Bupati Jombang saat menerima penghargaan dari Kementerian koordinator Bidang Politik dan Keamanan RI.

memoexpos.co – Bupati Jombang Warsubi menerima penghargaan dari Menteri Koordinator Bidang Politik & Keamanan RI, Djamari Chaniago, atas suksesnya menurunkan tingkat pengangguran tingkat Kabupaten se-Regional Jawa-Bali.

Tak hanya meraih peringkat 3 terbaik, Bupati Jombang juga menerima insentif fiskal Rp 1 miliar. Acara yang digelar di Daerah Istimewa Yogyakarta, pada Kamis (4/6) malam membawa berkah tersendiri bagi Pemkab Jombang dan masyarakat Jombang.

Penghargaan ini merupakan bentuk pengakuan nasional atas komitmen dan kerja terukur Pemkab Jombang. Kategori Penurunan Tingkat Pengangguran ini menilai keseriusan kepala daerah dalam merumuskan kebijakan ketenagakerjaan yang berdampak langsung pada masyarakat.

Berdasarkan penilaian tim ahli, Kabupaten Jombang di bawah kepemimpinan Bupati Warsubi dinilai unggul dalam beberapa aspek strategis, antara lain: Perencanaan ketenagakerjaan yang matang dan berkelanjutan, keberpihakan APBD yang kuat dalam mendanai program-program penurunan pengangguran kemudian keberhasilan menurunkan angka pengangguran secara berkala berbasis data terpadu BPS, serta solusi kreatif yang dihadirkan daerah dalam memperluas lapangan kerja.

Di tingkat regional Jawa-Bali, Kabupaten Jombang berhasil masuk dalam tiga kabupaten terbaik bersama Kabupaten Pacitan dan Kabupaten Kulon Progo. Acara yang diinisiasi oleh Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) bekerja sama dengan Metro TV ini turut dihadiri oleh para pejabat tinggi negara.

Mendagri Tito Karnavian menyampaikan bahwa pemberian penghargaan (reward) berupa insentif fiskal ini bertujuan untuk menumbuhkan iklim kompetisi yang sehat sekaligus mengapresiasi para kepala daerah yang memiliki rekam jejak kerja yang bagus dan berprestasi.

Setelah menerima penghargaan dan dana insentif fiskal Rp 1 miliar tersebut, Bupati Jombang Warsubi menyatakan rasa syukur. Ia menegaskan bahwa penghargaan ini didedikasikan untuk seluruh masyarakat Jombang dan jajaran OPD yang telah bekerja keras di lapangan.

Dana insentif fiskal senilai Rp 1 miliar yang didapatkan ini berkomitmen akan dialokasikan kembali secara akuntabel oleh Pemkab Jombang untuk menggenjot program penyerapan tenaga kerja, penguatan kompetensi terpadu, serta pemberian inovasi stimulus bagi sektor makro-mikro ekonomi daerah agar angka pengangguran di Kabupaten Jombang dapat terus ditekan.

“Alhamdulillah, penghargaan ini adalah wujud nyata dari kerja keras, gotong royong, dan sinergi seluruh elemen masyarakat serta jajaran Pemkab Jombang. Penghargaan ini seutuhnya milik warga Jombang,” ucap Warsubi.

Mengenai dana insentif fiskal satu miliar rupiah, katanya, pihaknya akan mengalokasikan kembali secara tepat sasaran dan akuntabel.

“Dana tersebut akan kami fokuskan untuk memperluas lapangan kerja baru, meningkatkan pelatihan kompetensi pemuda, serta memperkuat UMKM daerah,” ujarnya.

Menurutnya capaian ini bukan akhir, melainkan energi baru bagi kami untuk terus hadir memberikan solusi nyata demi kesejahteraan masyarakat Jombang. Ia pun meminta dukungan masyarakat Jombang agar Jombang tetap kondusif dan nyaman bagi investor.