Oknum Kades di Jombang Jarang Ngantor, Warga Keluhkan Pelayanan Terganggu

120
Kepala Seksi Pemerintahan Desa Kampungbaru Slamet saat memberikan keterangan dikantor desa. (memoexpos.co)

memoexpos.co – Warga Desa Kampungbaru, Kecamatan Plandaan, Kabupaten Jombang keluhkan pelayanan administrasi di kantor desa setempat, pasalnya, Kepala Desa (Kades) diduga sering tidak masuk kantor saat jam kerja.

Seorang warga yang enggan disebut namanya menyebut, pada jam kerja Kepala Desa Kampungbaru selalu tidak ada dikantornya, ia mengaku palayanan jadi terganggu, terlebih warga yang buru-buru mengurus administrasi.

“Ya terganggu, apalagi yang buru-buru segera dapat surat,” keluhnya pada media ini, Jumat (7/6/2024).

Narasumber ini mengatakan, keresahan warga sebenarnya sudah lama dirasakan, terlebih banyak isu yang beredar masalah pribadi kades begitu banyak. “Mulai masalah piutang, bahkan meminjam sertifikat warga untuk dijaminkan ke bank,” lontarnya.

Warga menilai, Kades enggan masuk kantor lantaran khawatir dengan masalah pribadinya. “Saya tidak tahu alasannya apa, mungkin sudah banyak masalahnya,” ungkapnya.

Kemarin saja, lanjut dia, Kades dilaporkan polisi atas kasus dugaan penipuan ke Mapolsek setempat.

“Orang Perak yang melaporkan, katanya merasa ditipu. Beritanya sudah ramai dikampung,” tandasnya.

Sementara, Kepala Desa Kampungbaru berinisial GAS saat didatangi dikantornya pada jam kerja tidak ada dilokasi.

Namun, Slamet Kepala Seksi Pemerintahan Desa Kampungbaru kepada wartawan berdalih jika Kepala Desa tetap masuk kantor namun tidak lama.

“Tetap datang kesini tapi tidak lama langsung balik, tidak tahu kemana,” katanya kepada wartawan, Jumat (7/6/2024).

Disinggung atas keluhan warga terkait pelayanan terganggu imbas Kades jarang ada dikantornya. Dirinya tak menampik jika hal itu terjadi dilingkungan kerjanya. “Dibilang terganggu ya terganggu, tapi ya mau bagaimana lagi,” tandasnya.

Saat Kepala Desa Kampungbaru dikonfirmasi melalui sambungan seluler dari nomor yang diberikan pihak perangkat desa tetap belum ada jawaban, namun upaya konfirmasi masih terus dilakukan.