Warga Jombang Kena Tipu Ratusan Juta, Pelaku Buron

209
Korban kasus penipuan penggelapan Mulyadi. (memoexpos.co)

memoexpos.co – Nasib kurang beruntung dialami Mulyadi (49), bagaimana tidak, warga Desa Klitih, Kecamatan Plandaan ini diduga ditipu oleh kerabat sendiri, alhasil uang ratusan juta raib.

Kasus yang menimpa Mulyadi sudah dilaporkan ke polisi sejak tahun 2022 lalu.

Informasi yang diperoleh media ini, pelaku dugaan penipuan adalah Putri Aulia Rizkya Dining Tiyas (25) warga Desa Kampung Baru, Kecamatan Plandaan, Kabupaten Jombang.

Pelaku sudah ditetapkan sebagai tersangka dan statusnya saat ini dalam pengejaran pihak kepolisian.

Berdasar pengakuan Mulyadi, pelaku mengaku bekerja di Bank Bukopin. “Bilangnya nabung emas. Dengan nabung uang 100 juta rupiah selama 6 bulan menjadi 250 juta rupiah,” ujar Mulyadi.

Lantaran masih saudara, dirinya percaya akhirnya menyerahkan sejumlah nominal uang. Setoran pertama 100 juta rupiah, belum sampai 6 bulan setor kembali sekitar 60 juta an rupiah.

“Total semua 162.700.000 rupiah, uang hasil jual mobil, pinjam bank, hasil berjualan toko, kini usaha berhenti total,” kata Mulyadi kepada wartawan, Kamis (16/11/2023) kemarin.

Mulyadi mengaku sudah ada proses yang  dilakukan oleh pihak kepolisian berdasarkan Surat Pemberitahuan Perkembangan Hasil Penyidikan (SP2HP) yang ia terima.

“Kemarin sudah dilakukan jemput paksa penangkapan tapi ditempat alamat Situbondo tidak menemukan orangnya,” ungkap Mulyadi.

Menurut dia, pelaku sudah pindah dari Jombang ke Kabupaten Situbondo. Berdasarkan informasi pelaku berada di Kampung Ringin Anom Timur, Kelurahan Ringin Anom, Kecamatan Panurukan, Kabupaten Situbondo.

“Masih saudara, kerabat dari istri yang asli warga Plandaan. Berhubung masih saudara dirinya percaya, faktor masih saudara,” katanya.

“Sejak umur tiga bulan yang merawat pelaku istri saya, mertua saya, tinggal di rumah mertua saya,” sambung dia.

Berdasar penjelasan yang Mulyadi terima dari pihak kepolisian, pelaku dijerat pasal penipuan dan penggelapan.

Berdasar SP2HP nomor B/2103/SP2HP/X/RES.1.11/2023/Satreskrim tanggal 13 Oktober 2023 yang ditujukan kepada Mulyadi selaku pelapor dijelaskan jika aparat kepolisian tetap berusaha untuk menghadirkan tersangka.

Pihak kepolisian menerangkan dalam SP2HP upaya paksa yang dimaksud agar tersangka bisa dihadirkan ke Kejaksaan Negeri Jombang dalam rangka penyerahan tersangka dan barang bukti (tahap 2). Dan mengirimkan status tersangka Putri Aulia Rizkya Dining Tiyas binti Hasan Fauzi sebagai DPO ke Polda Jatim.