Viral di Jombang, Warga Tandu Jenazah Sejauh 16 Kilometer

82
Tangkapan layar video warga Jombang meninggal dunia ditandu. (Istimewa)

memoexpos.co – Ternyata di Kabupaten Jombang, Jawa Timur masih ada orang meninggal dunia ditandu lantaran kesulitan akses jalan.

Seperti yang terjadi di Dusun Rapahombo, Desa Pojok Klitih, Kecamatan Plandaan ini, buruknya akses infrastruktur menjadikan warga setempat sulit mendapatkan fasilitas kesehatan bahkan orang meninggal dunia harus ditandu oleh warga lainnya menuju rumah duka.

“Potret warga Dusun Rapah Ombo, Desa Pojok Klitih, Kecamatan Plandaan, Kabupaten Jombang meninggal, gagal dibawa ke rumah sakit akhirnya di tandu warga menuju rumah duka Dusun Rapah Ombo sejauh 16 kilometer,” ucap Budianto warga setempat kepada media ini, Jumat (28/7/2023).

Peristiwa itupun diabadikan dalam sebuah video oleh warga dan bahkan sudah viral di media sosial.

Diketahui, jenazah tersebut adalah Agung, ia meninggal dunia lantaran sakit. Agung meninggal dunia di Desa Jipurapah.

“Kesulitan akses jalan membuat kendaraan roda empat untuk masuk ke Dusun Rapah Ombo. Warga harus menandu setiap kali ada warga yang sakit atau meninggal dunia, termasuk dengan apa yang terjadi dengan almarhum Agung,” terangnya.

Pada video yang beredar tersebut, nampak jenazah dengan posisi terlentang ditutup kain motif batik diletakkan diatas tandu yang dibuat warga dengan sederhana.

Sebanyak empat orang terlihat memikul empat sisi diatas jalanan terjal pegunungan yang naik turun.

Diikuti beberapa orang dibelakangnya yang nantinya bergantian memikul tandu.

Dibutuhkan waktu berjam-jam untuk sampai dirumah duka yang jaraknya sekitar 16 kilometer tersebut.