Diduga Terhimpit Ekonomi, Pria di Jombang Nekat Gantung Diri

107
Ilustrasi gantung diri (freepik)

memoexpos.co – Depresi lantaran permasalahan ekonomi, membuat MR (46) nekat mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri.

Pria asal Desa Wuluh, Kecamatan Kesamben, Kabupaten Jombang ini ditemukan oleh keluarganya dengan kondisi gantung diri menggunakan tali karet anyaman dirumahnya, pada Selasa (30/5/2023) pagi.

“Hasil pemeriksaan murni korban ini meninggal karena bunuh diri,” terang Kapolsek Kesamben AKP Achmad melalui rilis yang diterima media ini, Rabu (31/5/2023).

Setelah mendapat laporan, polisi langsung bergegas mendatangi TKP, saat itu kondisi korban sudah diturunkan oleh pihak keluarga.

“Petugas dibantu pihak Puskesmas melakukan pemeriksaan pada tubuh korban, hasilnya tidak ditemukan tanda kekerasan atau penganiayaan. Jadi korban ini murni bunuh diri,” terang Kapolsek.

Bahkan, keluarga telah membuat surat agar jenazah korban tidak dilakukan autopsi, pihak keluarga menyadari kejadian tersebut murni bunuh diri.

“Korban nekat mengakhiri hidupnya diduga depresi masalah ekonomi, jal itu diperkuat dari keterangan keluarga korban,” pungkasnya.

*Informasi ini tidak ditujukan untuk menginspirasi siapapun melakukan hal serupa, bagi pembaca yang merasakan gejala depresi, segera konsultasikan dengan pihak yang bisa membantu seperti psikolog atau poli jiwa di rumah sakit / layanan kesehatan terdekat.