Dua Begal di Kota Santri Dicokok Polisi, Pelaku Masih Dibawah Umur

104
Kedua pelaku saat diamankan polisi. (memoexpos.co)

memoexpos.co – Polsek Gudo berhasil mengungkap kasus tindak pidana pencurian dengan kekerasan di wilayah hukum setempat.

Dua anak di bawah umur diduga kuat sebagai pelaku kini diamankan dan diproses secara hukum.

Kedua pelaku tersebut yakni RA (17 )alias Rambut warga Kecamatan Diwek, Kabupaten Jombang dan MF (14) alias Bocil warga Kecamatan Pare, Kabupaten Kediri.

“Kedua pelaku diduga melakukan pencurian dengan kekerasan yang melanggar Pasal 365 ayat (1) ke 2e KUHP,” terang Kapolsek Gudo, AKP Kamdani melalui rilis resmi yang diterima memoexpos.co, Sabtu (8/4/2023).

Korban dari kedua remaja tersebut adalah MMR (18) warga Desa Gondek, Kecamatan Mojowarno, Kabupaten Jombang. Korban dianiaya, dirampas ponselnya dan dibawa kabur sepeda motornya oleh pelaku.

“Kejadiannya di Jalan persawahan Dusun Losari, Desa Mejoyolosari, Kecamatan Gudo, Kabupaten Jombang pada Jumat 7 April 2023 pukul 20.00 WIB,” jelas Kapolsek.

Awalnya, korban bersama 2 temannya mengamen di wilayah Kecamatan Mojowarno. Kala itu, mereka menitipkan sepeda motor di rumah salah satu warga setempat.

Ketika baru mau memulai mengamen, mereka dipanggil orang tak dikenal. Kemudian, orang tak dikenal tersebut mengajak mengobrol.

“Kemudian pelaku meminjam sepeda motor pelapor (korban) untuk menjemput teman pelaku bersama korban dan dibonceng oleh pelaku,” kata Kamdani.

Saat pelaku bersama korban sampai di depan warung pinggir jalan raya Kecamatan Diwek, pelaku berhenti masuk ke dalam warung dan korban menunggu di atas sepeda motornya.

Tak lama kemudian, korban disuruh turun dari motornya. Lalu pelaku membawa sepeda motor korban ke arah timur. Tak berselang lama pelaku yang tak dikenal datang berboncengan bersama temannya menghampiri korban.

“Saat pelaku bersama dengan temannya akan pergi pelapor bertanya dalam bahasa jawa “arep nang Mojowarno tah mas” yang artinya (Mau kemana Mojowarno tah mas) lalu pelaku menjawab “Iyo mas” yang artinya (Iya mas),” ujar AKP Kamdani.

Lalu saat itu juga pelapor langsung naik di atas sepeda motor yang dibonceng pelaku. Setelah itu pelaku mengendarai sepeda motor kearah Barat dan sesampainya di jalan persawahan Dusun Losari, Desa Mejoyolosari, korban disuruh turun dari sepeda motor.

Di situlah kedua pelaku memukuli korban dengan menggunakan tangan kosong. Tak hanya itu kedua orang pelaku menyuruh melepaskan jaket jenis jamper warna hitam milik korban.

“Kemudian kedua pelaku membawa sepeda motor korban ke arah utara. Dan atas kejadian itu pelapor mengalami kerugian Rp 10.600.000,” ujarnya.

Setelah kejadian, korban melaporkan ke Polsek Gudo. Dari laporan itu, Polisi melakukan penyelidikan, Hingga akhirnya keduanya berhasil ditangkap di rumah salah satu pelaku di Desa Bulurejo, Kecamatan Diwek, Kabupaten Jombang.

“Barang bukti yang diamankan dalam ungkap kasus itu, yakni satu sepeda motor honda beat nopol S-3831-OV dan kelengkapan surat-suratnya serta satu unit HP,” tandasnya.