Puluhan Petani di Jombang Luruk Kantor Pemkab, Ini Tuntutan Mereka

157
Puluhan petani di Jombang luruk Kantor Pemkab. (Syaiful/memoexpos.co)

memoexpos.co – Puluhan petani di Jombang melakukan aksi unjuk rasa didepan Kantor Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jombang, Jawa Timur, Selasa (21/2/2023).

Dengan membawa traktor, prontok dan alat mesin pertanian lainnya, mereka melakukan protes lantaran kesulitan membeli bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi jenis solar yang dijual di SPBU Jombang.

Petani di Jombang demo didepan Kantor Pemkab dengan membawa traktor. (Syaiful/memoexpos.co)

Mereka meminta Pemkab Jombang untuk memfasilitasi para petani agar dipermudah membeli BBM jenis solar bersubsidi.

“Petani ini kesulitan membeli solar bersubsidi, karena saat para petani membeli solar subsidi untuk kegiatan pertanian, mereka dipersulit oleh pihak SPBU yang ada di Jombang,” ujar Hendro, koordinator aksi.

Menurut dia, dalam peraturan presiden (Perpres) Nomor 191 Tahun 2014, aturan pembelian solar bersubsidi tidak sulit dan tidak mebebani masyarakat dengan persyaratan yang rumit.

“Dalam aturan itu kan hanya membawa surat keterangan dari desa dan KTP, namun pada prakteknya petani malah disuruh membawa persyaratan-persyaratan lain yang membebani petani,” ungkapnya.

Diharapkan, Bupati bisa memfasilitasi para petani agar lebih mudah mendapatkan solar bersubsidi untuk keperluan pertanian.

“Kami meminta Pemkab agar memberikan imbauan kepda SPBU di Jombang untuk mempermudah petani dalam memperoleh solar bersubsidi,” tandasnya.

Setelah melakukan orasi di depan Kantor Pemkab, puluhan petani dipersilahkan masuk untuk sampaikan aspirasinya.

Puluhan petani ini ditemui dengan staf ahli bidang pemerintahan, kesejahteraan masyarakat, hukum dan politik Pemkab Jombang, M. Saleh.

Setelah mediasi dengan petani, Saleh berjanji akan memfasilitasi petani sehingga segera ada solusi.

“Nanti kita fasilitasi para petani dengan pengusaha SPBU di Jombang. Kira-kira kurang dari dua minggu mereka kita pertemukan sehingga segera ada solusi bagi petani,” tandasnya.