Hujan Es Disertai Angin Kencang, Rusak Sekolah hingga Rumah Warga

150
Atap rusak akibat angin kencang (doc : ist)

memoexpos.co – Cuaca ekstrem kembali terjadi di Kota Santri, hujan es disertai angin kencang melanda Desa Barongsawahan, Kecamatan Bandarkedungmulyo, Minggu (6/11) sore.

Tercatat sedikitnya ada dua rumah, dua kandang hewan dan satu sekolah mengalami kerusakan akibat cuaca ekstrem ini.

“Dua rumah warga atapnya roboh, plavon gedung MI (madrasah ibtidaiyah) roboh dan dua kandang sapi milik warga juga roboh,” kata Kapolsek Bandarkedungmulyo AKP Sulianto saat dikonfirmasi.

Kapolsek menyebut, selain porak-porandakan bangunan, hujan es disertai angin kencang ini juga merobohkan beberapa pohon.

“Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, kami masih mengumpulkan data,” pungkasnya.

Data sementara yang dihimpun, kerusakan terjadi di rumah Wagimah (85), RT 01 RW 05 dengan kerusakan atap rumah lubang lubang karena tertimpa pohon lamtoro kerugian ditafsir Rp 2.5 juta.

Kemudian kerusakan kandang sapi milik Mujiono (39) RT 02 RW 04 Dusun Sawahan, Desa Barongsawahan dengan kerusakan kandang sapi roboh total kerugian ditafsir mencapai Rp 5 juta.

Kerusakan kandang sapi milik Efendi (45) RT 01 RW 06, Dusun Sawahan, Desa Barongsawahan dengan kerusakan kandang sapi roboh total kerugian diperkirakan mencapai Rp 5 juta.

Kemudian fasilitas gedung Madarasah Ibtidaiyah Irsadut Tholibin Dusun Sawahan, Desa Barongsawahan, kerusakan pada plafon madrasah kerugian ditafsir Rp 10 juta.

Selanjutnya kerusakan terjadi di rumah Rojikin (43), RT 01 RW 04 Dusun Sawahan, Desa Barongsawahan, kerusakan pada atap rumah tertimpa pohon besar dengan kerugian mencapai Rp 5 juta.