Pasar Pon Bakal Direhab, Pedagang Sampaikan Tiga Usulan

243

memoexpos.co – Keputusan Pemerintah Kabupaten Jombang merehabilitasi Pasar Pon mendapat respon baik dari pedagang pasar. Di satu sisi, pedagang pasar menyampaikan beberapa kekhawatiran ketika direlokasi ke lapak sementara.

Diketahui, sebelum dimulainya pembangunan Pasar Pon, Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagrin) Jombang bersama kontraktor akan menyediakan lapak sementara bagi pedagang.

Lapak tersebut nantinya berada di halaman depan pasar. Sedangkan untuk pedagang ayam akan dipindah ke Pasar Hewan di Kecamatan Peterongan.

Endang (62) salah satu pedagang pasar pon mengatakan, dirinya telah mengetahui rencana pembangunan. Bersama para pedagang lainya, Endang mengutarakan 3 persoalan yang harus teratasi ketika menempati lapak sementara.

3 persolan yang dikhawatirkan pedagang pasar diantaranya terkait ketersediaan air bersih, penerangan yang memadai dan kelancaran sistem irigasi di lapak sementara.

“Saya sudah usul, pertama soal air bersih terus penerangan dan selokan selalu lancar. Kalo selokan tidak disediakan dengan baik takutnya air bekas pembuangan luber kemana-mana, bisa jadi masalah kebersihan,” ujarnya.

Terpisah Kepala Bidang Sarana Perdagangan dan Barang Pokok Penting Disperindag Jombang Yustinus Harris Eko Prasetijo mengatakan, pihaknya selama ini telah koordinasi dengan kontraktor untuk memenuhi 3 usulan tersebut.

“Kami berupaya mengusulkan pada pemenang tender supaya didepan disediakan titik-titik listrik dan sudah acc. Sudah diperhitungkan oleh pihak konsultan perencana dan pelaksana proyek,” kata Harris, Kamis (28/72022).

Dari data yang diperoleh dari Disdagrin, total ada 176 pedagang yang akan direlokasi. Sedangkan pedagang ayam yang dipindah ke Pasar Hewan Peterongan jumlahnya sekitar 140 pedagang.

Untuk pedagang ayam, nantinya akan menetap di pasar hewan, hal itu menurut Harris, guna mewujudkan pasar sehat yang bersih, aman, nyaman melalui pemenuhan standar baku mutu kesehatan lingkungan.

“Ketentuannya karena mengacu pada sisi pasar sehat, pemerintah Kabupaten Jombang saat ini kan sedang sosialisasi pasar sehat, jadi pedagang hewan tidak dicampur dengan pedagang makanan,” lanjutnya.

Dengan begitu Harris berharap pasar di Jombang memiliki lingkungan yang sehat, terciptanya jual beli yang nyaman sehingga dapat meningkatkan penghasilan para pedagang. (By)