Pemulung di Jombang Ditemukan Tewas Tersungkur di Dalam Parit

82
Foto : Polisi saat melakukan olah TKP dan identifikasi korban.

memoexpos.co – Warga Perum Astapada Desa Tambakrejo, Jombang digegerkan dengan temuan mayat yang tersungkur di dalam parit.

Diketahui, korban bernama Slamet Santoso (43) warga Dusun Jabon, Desa Plosogeneng, Kabupaten Jombang yang sehari-hari bekerja sebagai pemulung.

Kapolsek Jombang AKP Bambang Setiyobudi kepada media mengatakan, korban pertama kali ditemukan oleh saksi Gandung Yuniarno (58) warga setempat.

“Sekitar pukul 13:59 WIB saksi sedang berjalan di seputaran lapangan voli Perum Astapada, saat ia berhenti di sebelah pos kamling mengetahui ada benda berwarna oranye di dalam parit,” jelas AKP Bambang setelah olah TKP, Kamis (26/5/2022).

Kemudian lanjutnya, saksi mendatangi benda tersebut karena penasaran, namun tak disangka ternyata benda itu adalah orang yang memakai kaos oranye dalam keadaan tersungkur dan diketahui dalam kondisi tak bernyawa.

Mengetahui hal itu, saksi kemudian memberitahukan temuan mayat ini kepada warga sekitar.

“Warga kemudian melaporkannya ke Mapolsek Jombang. Setelah ada laporan dari warga, polisi bersama tim tenaga kesehatan mendatangi TKP dan dilakukan pemeriksaan terhadap mayat tersebut,” imbuhnya.

Tak jauh dari lokasi mayat, juga ditemukan sepeda pancal dan karung berisikan barang rongsokan yang diduga milik korban.

AKP Bambang menyebut, korban sebelumnya memiliki riwayat penyakit epilepsi (Ayan). Menurutnya ada dugaan bahwa korban jatuh kedalam parit karena penyakit epilepsinya kambuh.

“Menurut Ibu korban, diketahui korban mempunyai penyakit epilepsi,” tandasnya.

AKP Bambang menyebut bahwa pihak keluarga memohon untuk tidak dilakukan autopsi, pihak keluargapun menerima kejadian tersebut dengan ikhlas agar korban segera dimakamkan.

“Pihak keluarga memohon agar korban tidak dilakukan autopsi, agar dapat segera dimandikan dan dimakamkan,” pungkasnya. (Sy)