Wiwin Sumrambah Ajak Masyarakat Jombang Gemar Makan Ikan

29

memoexpos.co – Angka konsumsi ikan di Jombang masih rendah, Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Kabupaten Jombang menggelar Bimbingan Teknis Pengolahan Hasil Perikanan.

Diketahui kegemaran konsumsi ikan di Jombang masih berada di bawah target Provinsi Jawa Timur bahkan Nasional. Hal itu tentu menjadi salah satu tantangan pemerintah daerah dalam menekan angka stunting.

Hal itu disampaikan Wiwin Sumrambah Ketua Forum Peningkatan Konsumsi Ikan (Forikan) Kabupaten Jombang, saat menjadi narasumber Bimbingan Teknis Pengolahan Hasil Perikanan, diikuti kader penggerak PKK se-Kecamatan Jombang bertempat di Gedung PKK Kabupaten Jombang, Selasa (22/3/2022).

“Bimtek ini sebenarnya untuk melatih masyarakat bagaimana meningkatkan kegemaran makan ikan, karena di Jombang gemar makan ikan masih di bawah target provinsi maupun nasional. Secara pemenuhan gizi terutama pada protein ikan ini masih belum memenuhi syarat,” ungkapnya.

Selain itu dirinya menegaskan, pemenuhan gizi juga harus dilakukan sejak 100 HPK atau Hari Pertama Kehidupan, yakni 270 hari selama kehamilan dan 730 hari pada dua tahun pertama anak setelah lahir. Salah satu sumber gizi terbaik adalah berasal dari ikan.

“Sementara gerakan stunting itu bagaimana caranya pemenuhan gizi terutama untuk 1000 HPK ini bisa memenuhi syarat pertumbuhan yang baik, nah salah satunya adalah dari ikan,” tuturnya.

Dijelaskan lebih lanjut, konsumsi ikan selama 1000 HPK juga dapat membantu pembentukan sel otak anak, karena ikan mengandung 2 jenis omega-3 diantaranya EPA (asam eikosapentanoat) dan DHA (asam dokosaheksaenoat).

“Pentingnya EPA dan BHA untuk pertumbuhan pembentukan sel otak yang akan mempengaruhi tumbuh kembang anak dan inilah yang menjadi jawaban untuk pencegahan stunting,” tegasnya.

Dengan adanya Bimtek ini, diharapkan seluruh kader PKK mampu mengimplementasikan program di lingkup keluarga hingga ke masyarakat luas. “Harus mampu menerapkan pada dirinya sendiri keluarganya dan ditularkan ke masyarakat melalui kegiatan pleno di desa,” pungkasnya.

Di tempat yang sama, Nur Kamalia selaku Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Jombang ketika sambutan menyampaikan, Bimtek bertujuan untuk memberikan kemampuan dan pengetahuan peserta dalam inovasi ragam olahan hasil perikanan.

“Tujuannya memberikan pengetahuan keterampilan serta dalam rangka diversifikasi olahan ikan yang dapat berinovasi serta bermutu dan bergizi dan di gemari,” katanya.

Menurutnya keberhasilan pembangunan perikanan akan tercapai apabila kegiatan produksi usaha di tunjang dengan kegiatan bagaimana pengolahan dengan menggunakan teknologi yang lebih baik, sehingga dapat meningkatkan nilai manfaat produksi hasil perikanan dengan harapan dapat meningkatkan pengetahuan wawasan serta dapat diimplementasikan. (Bay)