KONI Jombang Terlalu Berat Masuk 10 Besar di Ajang Porprov Jatim

138
Foto : Heru Ariwanto Ketua KONI Kabupaten Jombang.

memoexpos.co – Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur ke-7 akan berlangsung pada pertengahan tahun 2022 mendatang. Berbagai persiapan saat ini telah dilakukan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Jombang guna mengikuti ajang bergengsi dua tahunan tersebut.

Ketua Umum KONI Kabupaten Jombang, Heru Ariwanto saat dikonfirmasi mengatakan, dari KONI Jombang saat ini telah menyiapkan 34 Cabang Olahraga (Cabor) untuk mengikuti Porprov Jatim pada bulan Juni-Juli 2022, yang bertempat di 4 Kabupaten, yakni Kabupaten Jember, Lumajang, Bondowoso dan Situbondo.

Di KONI Kabupaten Jombang sendiri saat ini terdapat 39 cabor, namun tidak seluruhnya akan berlaga di Porprov mengingat ada beberapa kendala yang dialami, diantaranya terkait penyesuaian anggaran dan kesiapan cabor dengan atletnya.

“Total yang ikut 34 cabang olahraga, yang terdaftar di koni 39 cabor. Ada beberapa cabor yang tidak ikut, yang pertama berkaitan dengan anggaran, kemudian kesiapan dari cabor menyiapkan atletnya,” kata Heru di ruang kerjanya, Rabu (16/2/2022).

Saat ini seluruh cabor yang akan bertanding di Porprov tengah fokus meningkatkan kemampuannya melalui Puslatcab (Pemusatan Latihan Cabang).

“Untuk Puslatcab tahun ini juga kami anggarkan lagi untuk pusat latihan fisik khusus atlet yang rencananya dikirim ke Porprov, sehingga pelatih dan cabor itu fokus menangani atlet yang dipersiapkan, baik untuk Pra Porprov maupun Porprov,” sambungnya.

Pra Porprov nantinya akan diikuti sebanyak 6 cabor, diantaranya sepak bola, catur, bola voli, bola basket, pencak silat dan futsal. 6 cabor tersebut telah ditetapkan KONI Provinsi, sesuai dengan aturan yang telah dikeluarkan.

Heru berharap tahun ini ada kenaikan peringkat, mengingat di Porprov sebelumnya Kabupaten Jombang menempati peringkat ke-19. Dirinya mengaku cukup kesulitan ketika bersaing di 10 besar, karena menurutnya Kabupaten/Kota lainya didukung dengan anggaran yang lebih besar.

“Tahun 2022 kami ingin paling tidak di peringkat 10-15, kalau kita minta di peringkat 1-10 mungkin akan terlalu berat, persaingan ketat di Kabupaten/Kota lainnya yang anggarannya sampai puluhan miliar,” tuturnya.

Dirinya lantas meminta kepada seluruh atlet agar mempersiapkan diri sebaik-baiknya, bekerjasama dengan pelatih sehingga dapat memperoleh prestasi yang lebih baik dibanding Porprov sebelumnya.

“Untuk semua atlet tetap berlatih karena tanpa ada latihan secara continue (berkelanjutan) akan memperoleh prestasi yang memuaskan karena tidak ada prestasi yang didapat secara tiba-tiba sehingga pelatih dan atlet harus berkolaborasi kerjasama dengan baik,” pungkasnya.

Diketahui, Kabupaten Jombang juga memiliki beberapa cabor unggulan, diantaranya Karate, Atletik, Senam dan Menembak. Di Porprov sebelumya Cabor Karate, Atletik dan Senam memperoleh medali emas. (Bay)