Gubernur Khofifah Bangkitkan UMKM di Kabupaten Jombang

62

memoexpos.co – Penyerahan Bantuan Pemerintah Provinsi Jawa Timur Oleh Gubernur Jawa Timur. Dihadir Gubernur Jawatimur Dra. Hj. Khofifah Indar Parawansa, M.Si. Ka KPW BI Jatim Difi Ahmad Johansah Kanreg IV OJK Jatim, Bambang Mukti Riyadi. Deputi Direktur BPJS Ketenagakerjaan, Dodo Suharto. Ka Kanwil BPN Jatim Heri Santoso, Ka DIVRE Bulog Jatim Khozim. Bupati Jombang Hj. Mundjidah Wahab, Wakil Bupati Kab. Jombang Sumrambah, Dandim 0814/Jombang Letkol Inf. Triyono, S.E. Kabag Ren Polres Jombang Kompol Luwi Nur Wibowo, Forkopimda Kab Jombang. Kepala OPD Prov Jatim. Dirut PT Bank Jatim/Yang mewakili. Dirut PT Bank UMKM Jatim. Bertempat di pendopo kabupaten Jombang. Kamis (9/10/2020)

Sambutan diawali Laporan kepala dinas tenaga kerja Prov jatim Dr Himawan Estu Bagio M.H. menyampaikan, Gubernur Jawa Timur penyerahan Bantuan berupa, Penyerahan Simbolis Sertifikat Program Strategi Nasional sebanyak 10 Orang. Bantuan BLT DO Sebanyak 5 Orang. Bantuan BKK Pemberdayaan Bumdes 3 Desa. Bantuan Masker kepada pendamping desa. Bantuan Sosial beras kepada KPM PKH Sebanyak 5 Orang. Bantuan Kredit dagulir dari Bank Jatim sebanyak 3 Orang. Bantuan Kredit PEN dari Bank Jatim sebanyak 2 Orang. Bantuan Kredit PKPJ dari Bank UMKM Jatim sebanyak 4 Orang. Bantuan Kredit dagulir dari Bank UMKM Jatim 3 Orang. Bantuan Presiden Produktif untuk usaha mikro oleh Bank BRI sebanyak 5 Orang. Bantuan Kredit usaha rakyat oleh BNI sebanyak 4 Orang. Bantuan PEN dati Bank BNI sebanyak 1 Orang. Bantuan BPUM dari Bank BNI sebanyak 5 Orang.BBantuan Subsidi Upah BPJS ketenagakerjaan Sebanyak 5 Orang. Bantuan Penerimaan manfaat BPJS Ketenagakerjaan sebanyak 5 Orang.

Melalui berbagai macam jumlah dan jenis bantuan yang diberikan sore ini, Gubernur Khofifah berharap agar bisa memberikan multiplier effect dan mendongkrak geliat UMKM bagi perekonomian masyarakat Jombang.

“Kita melihat kalau ini bisa disinergikan, maka multiplier effectnya bagi masyarakat Jombang tentu akan signifikan,” tutur Gubernur perempuan pertama Jatim ini.

Lebih lanjut, orang nomor satu Jatim ini juga mengatakan bahwa perlu ada sinergitas yang baik antar instansi vertikal utamanya Perbankan, maka kami bersama instansi vertikal kunjungan keliling kabupaten/ kota.

“Oleh karena itu berbagai instansi vertikal kita sinergikan, karena pada dasarnya mereka memiliki program-program yang strategis,” imbuh Gubernur Khofifah.

Ditambah dengan adanya Bantuan Subsidi Upah dan Gaji dari BPJS Ketenagakerjaan dirinya meyakini bisa memberikan stimulus bagi geliat perekonomian rakyat.

“Melalui semua bantuan ini diharapkan akan menstimulir perekonomian masyarakat berseiring dengan tetap terkendalinya Covid-19 di Jawa Timur,” tutur Gubernur yang pernah menjabat sebagai Menteri Sosial RI ini.

Dalam acara tersebut diserahkan total 4.005 buah Sertifikat Hak Atas Tanah yang merupakan program strategis nasional. Dalam hal ini Gubernur Khofifah menyerahkan secara simbolis kepada Pemkab Jombang, Yayasan Pendidikan Bustanul Ulum Sebani, Perkumpulan Takmir Masjid Baiturahim Ngemplak dan lima orang warga Jombang.

Sementara itu, diberikan pula Bantuan Langsung Tunai Dana Desa secara simbolis kepada lima orang warga, Bantuan Masker Pendamping Desa kepada saudara Maghfury TA-PP serta Bantua Sosi Beras kepasa lima orang KPM PKH asal Jombang.

Kemudian dilanjutkan dengan penyerahan Bantuan BKK Pemberdayaan BUMDES masing-masing Rp 50 jt kepada BUMDesa Sari Arta Desa Pulosari Kec. Bareng, BUMDesa Loh Jinawi Desa Galengdowo Kec. Wonosalam dan BUMDesa Jaya Mahe Desa Bulurejo Kec. Diwek.

Selain bantuan sosial, pada kesempatan yang sama juga diserahkan bantuan kredit kepada UMKM dari perbankan. Dari Bank Jatim, diserahkan bantuan Kredit Dagulir kepada tiga orang, masing-masing Rp 50 jt, Bantuan Kredit PEN kepada dua orang, masing-masing Rp 350 jt dan Rp 500 jt dan Bantuan Kredit PKPJ kepada empat orang dengan rincian, tiga orang masing-masing Rp 50jt dan satu orang senilai Rp 35 jt.

Bantuan kedua dari Bank UMKM berupa Kredit Dagulir kepada tiga orang masing-masing Rp 100 jt. Kemudian Banpres Produktif Usaha Mikro senilai masing-masing Rp 2,4 jt kepada lima orang. Kemudian Bantuan KUR dari Bank BNI kepada saudara Damis (KUR Peternak) Rp150 jt, M. Taufiqulloh (KUR Mikro) Rp 50jt, Tatag Satria Pandita (KUR Tebu) Rp 170jt dan M. Dhunur Roin (KUR Mikro Agen BPNT) Rp. 50 jt.

Bantuan lainnya juga diserahkan dari Bank BNI dan BRI yang terdiri dari Bantuan PEN senilai Rp 300 jt kepadan Yayuk Indah Winarsih, Bantuan BPUM masing-masing Rp 2,4 jt kepada lima orang.

Sedangkan bantuan terakhir yaitu Bantuan Subsidi Upah BPJS Ketenagakerjaan diberikan kepada lima orang karyawan dan tiga orang ahli waris penerima manfaat BPJS Ketenagakerjaan masing-masing Rp 42 jt. Pungkasnya (bay)