Wabup Sumrambah Ajak Masyarakat untuk Patuhi Penerapan Protokol Kesehatan, Saat Penyerahan PTSL

16

memoexpos.co – Wakil Bupati Jombang Sumrambah di dampingi Kepala ATR/BPN Kabupaten Jombang Tutik Agustiningsih bersama Forkopincam Sumobito melakukan penyerahan Sertifikat Progam Pendaftaran Tanah Sertifikat Lengkap (PTSL) di Balaidesa Gedangan Kecamatan Sumobito Kabupaten Jombang. Rabu(7/10/2020)

Wakil Bupati Jombang Sumrambah dalam sambutannya menyampaikan,” Pada kesempatan pagi hari ini bisa menghadiri penyerahan sertifikat Program PTSL kepada masyarakat Desa Gedangan.

“Terimakasih Kepada ATR/BPN Kabupaten Jombang telah memfasilitasi Program PTSL di Kabupaten Jombang”,ucapnya Sumrambah disela sela sambutannya yang juga mengingatkan penerapan protokol kesehatan dalam upaya memutus mata rantai penyebaran Covid 19

lanjutnya, Bagi warga yang membutuhkan pinjaman modal untuk usaha bisa memanfaatkan program-program dari Bank Jatim, Bank Jombang dan Bank BRI dengan cicilan ringan. Selanjutnya merupakan tugas dari Kepala Desa untuk menfasilitasi masyarakat dengan Bank Jatim, Bank Jombang dan Bank BRI

Senada dengan Kepala BPN Kabupaten Jombang Tutik Agustiningsih, ia menyampaikan, awalnya penerima program PTSL 35 desa di Kabupaten Jombang tetapi karena adanya pandemi menjadi 25 desa. Semoga di Tahun 2021 semuanya bisa terselesaikan, tergantung Keuangan Negara serta musibah Pandemi covid19 segera reda.

“Cek kembali sertifikat yang telah diterima, bila ada kekeliruan nama, bisa langsung melapor kepada ATR/BPN agar bisa di ralat sesuai data diri penerima sertifikat PTSL. Serta sertifikat di simpan dengan baik “, Tegasnya

Sementara itu Edi Santoso kepala desa Gedangan kecamatan Sumobito menyampaikan, Dengan adanya program PTSL bisa memperingan beban masyarakat dalam pengurusan sertifikat. Penerima program PTSL Desa Gedangan sebanyak 677 bidang dari 3 Dusun antara lain Dusun Ngumpak, Dusun Wonosari dan Dusun Borocilik.

“Kepada masyarakat penerima sertifikat program PTSL agar bisa di manfaatkan sebaik-baiknya untuk keperluan legalitas kepemilikan. Bagi masyarakat yang membutuhkan tambahan modal bisa memanfaatkan program-program dari Bank Jombang, Bank Jatim dan Bank BRI” ungkapnya (bay)