Sinkronisasi Pembangunan Desa serta Pertumbuhan Ekonomi sesuai Visi Misi Kabupaten Jombang

53

memoexpos.co – Privisnsi Jawa Timur bermasker minimal 500.000 masker, dengan bermasker Wabah covid-19 segera dapat dilalui, perlu dukungan dari masyarakat Jombang. dengan saling mengingatkan memakai masker, cuci tangan dengan air mengalir pakai sabun, juga harus menjaga jarak, tidak keluar rumah kalau tidak ada kepentingan mendesak.

Hal ini disampaikan oleh Hj.Mundjidah Wahab Bupati Jombang ketika menyambut kedatangan menteri Desa PDTT yaitu DR (HC) Drs. H. Abdul Halim Iskandar, M.Pd.yang bertempat di ruang Bung Tomo Pemkab Jombang. Sabtu (8/8/2020)

Lanjut Bupati, Progres pembangunan di kabupaten jombang, akan memaparkan tenteng sinkronisasi pembangunan desa di kabupaten jombang serta Pertumbuhan ekonomi, sesuai visi misi kabupaten jombang, mewujudkan jombang yang berkarakter dan berdaya saing

Selain itu menurut bupati juga sudah berjalan Program bulaga (Bupati Melayani Warga), mulai dari pengadaan KTP, akta kelahiran, SIM, STNK, BPJS, Sertifikat Tanah, Ijin Usaha, NPWP dll, terhenti karena adanya covid-19, yang dilakukan setiap dua bulan sekali.

Ditempat sama Mentri PDTT DR (HC) Drs. H. Abdul Halim Iskandar, M. Pd. mengatakan, terkait pertumbuhan perekonomian masyarakat desa, salah satunya melalui Padat Karya Tunai Desa.

Padat Karya Tunai Desa (PKTD) berasal dari Dana Desa untuk bisa mengurangi angka kemiskinan dan meningkatkan daya beli masyarakat dengan pengadaan masker.

Melalui Badan Usaha Milik Desa (BUMDes), Padat Karya Tunai Desa kegiatannya masif pada bulan Agustus dan bulan September, dan usaha produktif masyarakat tersebut sesuai kriteria, yaitu ; masyarakat miskin, Penganggur dan masyarakat marjinal lainnya.

Lanjut Halim, Badan Usaha Milik Desa diantaranya mengelola pengadaan masker, agar meningkatkan daya beli masyarakat.Dengan ini masyarakat miskin bisa mendapatkan upah, dari hasil produksi masker yang dapat dijual untuk mendapat penghasilan yang dikelola oleh BUMDes

Dalam pendataan PKTD dalam hal ini desa diberi kewenangan untuk mengelola dengan cara melalui data yang dilakukan melalui RT dan pendataan bisa melalui data yang sudah ada di desa itu sendiri

Serapan anggaran untuk PKTD sebesar 36 triliyun, fokus pengadaan masker, tentunya tetap melalui Musyawarah desa (Musdes) bertujuan guna mendorong masyarakat desa dengan bergotongroyong membantu pengadaan masker bagi masyarakat miskin di desa untuk pertumbuhan ekonomi masyarakat desa. Pungkasnya.

Perlu diketahui, Hadir dalam kesempatan ini diantaranya ; PLH Sekda, perwakilan dari polres, Perwakilan dari Kodim 0814, serta Camat se Kabupaten Jombang segenap OPD, (bay)